Ragam Perilaku Kucing yang Mengisyaratkan Sesuatu

Kucing adalah hewan peliharaan yang sangat populer di seluruh dunia selain anjing. Pasalnya banyak orang yang merasa nyaman jika berada di dekat hewan berbulu dan bersikap manis yang satu ini. bahkan hewan yang satu ini juga dianggap sebagai hewan yang bisa meningkatkan mood untuk seseorang. Hewan yang gemar makan ikan ini juga sering bertingkah lucu di hadapan para pemiliknya. Selain bertingkah lucu, kucing juga memiliki perilaku-perilaku yang juga merupakan kode yang harus dimengerti oleh sang pemilik. Hal tersebut dikarenakan kucing sering kali memunculkan tingkah laku tersebut kepada pemiliknya untuk minta dimengerti. Berikut ini adalah ragam perilaku kucing yang harus kamu tahu.

1. Menyeruduk bagian tubuh pemilik
Para pemilik kucing pasti pernah mengalami hal seperti ini kan? Ya, kucing yang sering mengusapkan keningnya seperti menyeruduk dan menempelkan keningnya ke betis ataupun bagian lain dari tubuh pemiliknya merupakan sebuah tahap awal dimana ia sudah menyayangi seseorang atau sang pemilik. Bahkan kucing juga melakukan hal serupa sebagai alarm kepada pemiliknya bahwa ia belum diberi makan dan belum juga diajak main. Sehingga para pemilik harus mengerti dengan kode ini untuk memberinya makan atau mengajaknya main terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas lain. Karena kucing ini adalah hewan peliharaan yang manja, oleh sebab itu ia membutuhkan perhatian lebih dari para pemiliknya.

2. Mengeluarkan purring yang keras
Purring merupakan dengkuran yang dikeluarkan oleh kucing. Kamu jangan takut jika hewan lucu ini mengeluarkan suara purring yang keras ketika berada di dekatmu. Hal ini merupakan sebuah tanda jika ia merasa tenang dan juga nyaman saat berada di sekitar pemiliknya. Selain itu kucing juga sering kali memejamkan mata sambil mendengkur dengan keres jika situasi yang ada di sekitarnya nyaman dan tidak ada suatu hal yang mengganggunya. Dalam hal ini harimau dan singa pun juga memiliki kebiasaan purring yang sama seperti kucing yang kamu pelihara.

3. Spraying sembarangan

Kamu sering melihat kucing spraying atau menyemprotkan air kencingnya sembarangan? Ya, itu merupakan kebiasaan kucing untuk mengklaim kepemilikan atau untuk menandai daerah kekuasaan. Hal tersebut dikarenakan kucing merupakan salah satu jenis hewan territorial sama seperti singa. Misalnya seperti kucing kamu melakukan spraying di teras rumah, itu berarti teras rumah sudah menjadi daerahnya. Dan ketika ada kucing lain yang menemukan bau bekas spraying tersebut, maka kucing lain tak ada yang berani mendekatinya. Perilaku kucing yang satu ini biasanya hanya dilakukan oleh kucing jantan saja. Jika anda menemukan kucing betina melakukan spraying, hal tersebut dikarenakan ia hanya meniru apa yang dilakukan oleh kucing jantan.
4. Tidur sangat lama
Kucing memiliki waktu tidur yang lama. Rata-rata kucing menghabiskan 16 jam dalam sehari untuk tidur dan beristirahat. Hal ini dilakukannya untuk mencharge tubuhnya untuk berburu dan beraktivitas. Pasalnya ketika sedang melakukan aksi berburu, kucing akan menggunakan energy yang dimilikinya secara mendadak dan cepat supaya hasil buruannya bisa tertangkap. Ketika kucing kamu tidak pernah berburu dan hanya berdiam di rumah saja tapi gemar menghabiskan waktunya untuk tidur sudah dipastikan jika itu artinya jika kucing kamu cuma malas untuk beraktivitas. Banyak sekali kucing yang malas untuk bermain apalagi ketika usianya sudah berusia satu tahun ke atas. Sebagai pemilik kucing, kamu harus sering mengajaknya main untuk menghindari obesitas pada kucing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *