Cara Merawat Anak Kucing Yang Terlantar

Perilaku mulia bagi siapapun yang mau bersedia untuk merawat anak kucing yang baru terlahir dari indukya, namun itu semua tidak sedikit tantangannya. Manusia merupakan yang berperan untuk mengganti induk kucing yang tidak bisa merawat anaknya sendiri, sungguh memelihara serta memberikan makan anak kucing merupakan salah satu pekerjaan yang sifatnya full time. Tetapi, terkadang kondisi dari indukya sendiri yang kurang baik sehingga tak mampu menyusui anaknya, atau bisa saja dia menolak dan sengaja meninggalkan anak-anaknya, lalu anak-anak kucing tersebut sangat memerlukan bantuan.

Sebelum kamu mencoba membantu anak kucing sudah ditinggalkan oleh induk si kucing tersebut, kamu bisa menghubungi tempat penampungan hewan dan juga dokter hewan yang jaraknya tidak jauh sebagai upaya untuk mencari induk kucing yang mau menggantikan menyusui. Beberapa induk kucing kadang mau menerima, mengasih makan dan memandikan anak kucing yang telah ditelantarkan induknya, dan ini merupakan cara terbaik yang bisa kamu lakukan untuk menjaga supaya anak-anak kucing itu bisa hidup. Kalau tidak begitu, buatlah lingkungan sebaik mungkin untuk merawatnya dan mencoba belajar cara mengasih makan serta merawat anak-anak kucing yang usianya dibawah tiga minggu dengan baik.

1. Bagaimana cara mengatasi anak-anak kucing.
Hendaknya kamu selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah bersentuhan dengan anak-anak kucing. Binatang ini kadang kadang membawa penyakit ataupun kuman dan bakteri yang gampang tertular, yang memungkinkan kamu bisa terjangkit. Ketika kamu menggendong anak kucing, gendonglah dengan sangat hati-hati. Selalu perhatikan bahwa anak kucing itu merasakan hangat, dengan kamu memperhatikan dengan memegang telapak kakinya, apabila dingin, biasanya anak kucing, selalu menangis apabila kedinginan.

Jika kamu mempunyai binatang peliharaan lainnya, pastikanlah jika kamu memisahkan binatang peliharaan kamu dari anak-anak kucing yang tidak mempunyai induk itu selama paling tidak dua mingguan. Kamu tidak boleh menyatukan kotak makanan, atau mangkok air binatang binatang itu, karena hal tersebut mudah terkena penyakit.

2. Membuat tempat tidur anak kucing yang nyaman.
Posisikan sebuah kotak atau bisa dibilang tempat tidur untuk anak kucing di tempat yang sepi atau tidak dekat dengan keramaian bisa diposisi kan di sudut rumah kamu. Ruangan untuk memposisikannya sebaiknya hangat dan jangan berangin, serta berjauhan dengan binatang peliharaan lainnya. Beri handuk di dalam kotak itu agar membuat anak kucing nyaman ketika beristirahat. Kamu juga sebaiknya menutup kotak atau tempat tidur itu menggunakan handuk agar membuatnya tetap hangat.

Pastikanlah agar tidak menutup lubang udara yang terdapat pada kotak atau tempat tidur itu, supaya anak kucing tidak kesulitan bernapas.

3. Jangan pisahkan anak-anak kucing.
Kamu tidak usah beri kotak lagi atau tempat terpisah bagi setiap anak anak kucing. satukan semua anak kucing di dalam satu tempat tidur. Hal itu bisa membuat anak-anak kucing itu merasa lebih hangat dan nyaman. Pastikanlah jika ada space yang mencukupi bagi anak-anak kucing itu bisa bergerak. Misalkan, anak-anak kucing diupayakan bisa bergerak menjauhi bantal apabilan mulai merasakan panas.


4. Beri mereka susu bubuk sebagai pengganti susu indukya.
Kamu bisa membeli susu bubuk sebagai pengganti susu induk kucing, kamu bisa dapatkan dari klinik dokter hewan, toko hewan besar, atau kamu bisa cari melalui internet. Itu merupakan formula yang seimbang bagi anak kucing, dilihat dari komposisi susunya, bisa mirip dengan susu induk kucing. “tidak boleh tercampur bersama susu sapi”, karena didalamnya ada gula atau laktosa pada susu sapi bisa menjadikan anak kucing menjadi sakit perut.

Itu merupakan bagaimana cara merawat anak kucing yang ditinggal oleh induknya, dan apabila kamu ingin merawatnya kamu bisa memperhatikan tips-tips diatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *